TERKINI
22°C Mist
Kategori.
Ekonomi & Bisnis

Harga BBM Pertamina di Jatim Turun 1 Juli, Dexlite dan Pertamax Turbo

Dinda Indrawati Wednesday, 01 July 2026 • 15:00 WIB 3 menit baca Kota Surabaya
Harga BBM Pertamina di Jatim Turun 1 Juli, Dexlite dan Pertamax Turbo
Generated by AI
Bagikan

JATIM24, Surabaya - Kabar baik bagi pengguna kendaraan berbahan bakar non-subsidi di Jawa Timur. Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Juli 2026, termasuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Penyesuaian harga ini berlaku serentak di seluruh Indonesia, termasuk di SPBU-SPBU yang tersebar di Jawa Timur.

BBM Apa Saja yang Turun?

Berdasarkan pengumuman resmi dari laman MyPertamina yang berlaku mulai 1 Juli 2026, tiga jenis BBM non-subsidi mengalami penurunan harga:

  • Pertamax Turbo — BBM RON 98 yang banyak digunakan kendaraan performa tinggi, mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.

  • Dexlite — BBM diesel non-subsidi yang populer di kalangan pengguna kendaraan diesel seperti pikap, truk ringan, dan SUV diesel.

  • Pertamina Dex — BBM diesel premium untuk kendaraan mesin diesel berteknologi tinggi, juga mengalami penyesuaian turun.

Sementara itu, harga jenis BBM lainnya tidak mengalami perubahan per 1 Juli 2026, yakni Pertalite (RON 90), Solar bersubsidi, Pertamax (RON 92), dan Pertamax Green 95 tetap berada di harga sebelumnya.

Dasar Penurunan: Harga Minyak Dunia dan Evaluasi Rutin

Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyampaikan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan melalui evaluasi rutin sesuai mekanisme penetapan harga BBM non-subsidi yang berlaku, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor fundamental. Pertama, perkembangan harga minyak mentah di pasar internasional yang menjadi acuan utama penentuan harga BBM non-subsidi di dalam negeri. Kedua, kondisi fiskal nasional yang turut memengaruhi kemampuan penyesuaian harga. Ketiga, daya beli masyarakat yang tetap diperhatikan agar penurunan harga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi konsumen.

Kitty menjelaskan bahwa penyesuaian harga ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah dan dilakukan sesuai regulasi dan mekanisme yang berlaku, sehingga bukan merupakan kebijakan sepihak Pertamina.

Ironi: Satu Pekan Setelah Solar Subsidi Langka

Penurunan harga BBM non-subsidi ini terjadi di tengah situasi yang agak ironis: kurang dari dua pekan setelah Jawa Timur dilanda kelangkaan Biosolar bersubsidi yang menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga satu kilometer di sejumlah SPBU di Pasuruan, Surabaya, Lumajang, dan Mojokerto pada akhir Juni 2026. Saat BBM subsidi langka dan sopir truk harus mengantre berjam-jam, BBM non-subsidi justru kini turun harganya.

Situasi ini kembali mengingatkan publik tentang dualisme BBM di Indonesia: kelangkaan yang kerap menimpa BBM bersubsidi yang menjadi kebutuhan masyarakat luas, sementara BBM non-subsidi berfluktuasi sesuai mekanisme pasar. Kelangkaan Biosolar pada akhir Juni 2026 diklaim telah teratasi setelah Pertamina menerapkan skema double alih suplai dan penambahan 12 armada tangki bantuan.

Cara Cek Harga BBM Terbaru di Jatim

Bagi konsumen di Jawa Timur yang ingin mengetahui harga terbaru BBM Pertamina sesuai wilayah, informasi tersebut dapat diakses langsung melalui laman resmi MyPertamina di mypertamina.id atau aplikasi MyPertamina yang tersedia di perangkat Android maupun iOS. Harga BBM non-subsidi setiap daerah tidak seragam karena mempertimbangkan biaya distribusi dan komponen biaya daerah masing-masing, sehingga penting untuk mengecek harga spesifik di wilayah Jawa Timur secara langsung.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk selalu mengisi BBM di SPBU resmi yang terverifikasi dan menggunakan metode pembayaran digital untuk kemudahan transaksi. Pemantauan berkala terhadap harga BBM non-subsidi akan terus dilakukan sesuai jadwal evaluasi yang berlaku, seiring dengan perkembangan harga minyak dunia yang terus bergerak dinamis.

Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari