JATIM24, Blitar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah kebangsaan ke Makam Presiden RI ke-1, Ir. Soekarno, di Kota Blitar. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian tradisi ziarah maraton ke makam para pemimpin bangsa yang digelar jajaran Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Tradisi Ziarah Kebangsaan Jelang Hari Bhayangkara
Ziarah ke makam para tokoh proklamator dan pemimpin bangsa telah menjadi agenda rutin Polri setiap tahun menjelang peringatan hari jadi institusi tersebut. Tahun ini, rangkaian ziarah turut menyertakan kunjungan ke Makam Bung Karno di Kota Blitar sebagai salah satu titik penting dalam perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia.
Ziarah digelar sebagai bagian dari tradisi tahunan menyambut Hari Bhayangkara.
Makam Bung Karno di Kota Blitar menjadi salah satu titik ziarah utama.
Kegiatan diikuti jajaran pejabat utama Polri yang mendampingi Kapolri.
Rangkaian ziarah turut menyertakan doa bersama bagi arwah para pahlawan bangsa.
Momentum Refleksi Pengabdian Institusi
Kegiatan ziarah ini dimaknai sebagai momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polri untuk mengenang jasa para pendiri bangsa, sekaligus meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada negara dan masyarakat menjelang perayaan hari jadi institusi kepolisian. Kunjungan ke makam tokoh proklamator dipandang penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan personel kepolisian dari berbagai jenjang.
Selain berziarah, rombongan turut menyempatkan diri berdialog dengan warga dan peziarah lain yang kebetulan berada di kompleks makam, sebagai bentuk kedekatan institusi kepolisian dengan masyarakat luas.
Rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
Ziarah ke Blitar merupakan satu dari beberapa titik dalam rangkaian ziarah kebangsaan yang digelar serentak di berbagai daerah menjelang Hari Bhayangkara ke-80. Selain ziarah, jajaran Polri di tingkat pusat maupun daerah turut mempersiapkan rangkaian kegiatan lain seperti bakti sosial, donor darah, dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai bagian dari perayaan hari jadi institusi.
Polres dan Polrestabes di berbagai wilayah Jawa Timur juga dikabarkan tengah mempersiapkan agenda serupa di tingkat kewilayahan masing-masing, sejalan dengan semangat besar peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.
Pesan Kebangsaan bagi Generasi Muda
Tradisi ziarah kebangsaan semacam ini turut diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda untuk senantiasa menghargai jasa para pahlawan dan pendiri bangsa. Kota Blitar sebagai tempat peristirahatan terakhir Bung Karno selama ini memang kerap menjadi tujuan ziarah berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara hingga masyarakat umum yang ingin mengenang sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Dengan rangkaian ziarah dan kegiatan sosial yang dipersiapkan, Polri berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini dapat semakin mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat di seluruh penjuru tanah air.
Apresiasi dari Warga Setempat
Sejumlah warga dan peziarah yang kebetulan berada di kompleks makam menyambut antusias kehadiran rombongan, menilai kegiatan semacam ini turut mengangkat nilai historis Kota Blitar sebagai destinasi ziarah kebangsaan. Kehadiran pejabat tinggi negara dalam ziarah kebangsaan dinilai turut memberikan dampak positif bagi geliat kunjungan wisatawan ke kompleks makam sepanjang tahun.
Pemerintah Kota Blitar turut menyambut baik tradisi ziarah tahunan ini, mengingat dapat semakin memperkenalkan situs bersejarah tersebut kepada masyarakat luas dari berbagai daerah di Indonesia. Pengelola kawasan makam menyebut kunjungan rombongan pejabat negara biasanya turut diikuti peningkatan jumlah peziarah umum dalam beberapa hari setelahnya, sehingga turut memberi manfaat ekonomi bagi pedagang dan pelaku usaha kecil di sekitar kompleks makam.