Tentang Destinasi
Kawah Wurung adalah kawah gunung berapi yang tidak terbentuk sempurna dan kini telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi wisata alam paling menakjubkan di Kabupaten Bondowoso. Terletak di kawasan Ijen Geopark, tidak jauh dari Kawah Ijen yang terkenal, Kawah Wurung menawarkan panorama yang sangat berbeda: hamparan padang savana dan perbukitan hijau-kuning yang indah di dalam dan di sekitar ceruk kawah, tanpa adanya danau asam seperti di tetangganya. Nama Wurung dalam bahasa Jawa berarti tidak jadi atau tidak sempurna, merujuk pada kawahnya yang tidak pernah terbentuk secara penuh.
Kawah Wurung paling indah dikunjungi saat musim kemarau antara Juni hingga September, ketika padang savana di dalam kawah berubah menjadi kuning keemasan bagai permadani alami yang menawan. Momen matahari terbit di Kawah Wurung sangat spektakuler dan menjadi daya tarik utama bagi para fotografer lanskap dan pecinta alam. Deretan perbukitan hijau yang mengelilingi kawah, kabut tipis yang menyelimuti lembah di pagi hari, dan langit biru cerah menciptakan komposisi pemandangan yang luar biasa indah dan memanjakan mata.
Akses menuju Kawah Wurung cukup mudah dibandingkan Kawah Ijen karena tidak memerlukan pendakian panjang dan dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor hingga dekat lokasi. Kawasan ini terletak di Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso, sekitar 70 km dari pusat Kota Bondowoso. Di kawasan ini juga terdapat beberapa perkebunan kopi robusta yang terkenal, dan pengunjung dapat menikmati secangkir kopi Bondowoso autentik langsung dari petaninya sebelum atau sesudah menikmati keindahan alam.
Jam Operasional
Setiap Hari: 05.00 - 17.00 WIB